1. Paragraf deduktif
Paragraf
merupakan bagian suatu karangan yang mengandung satu kalimat utama dan beberapa
kalimat penjelas.Pengertian paragraf deduktifParagraf deduktif adalah sebuah
paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf, kemudian diikuti
kalimat kalimat penjelas.
a.
Ciri-ciri paragraf deduktif
Penalaran
deduktif adalah proses penalaran yang
bertolak dari peristiwa-peristiwa yang sifatnya umum menuju pernyataan khusus.
Apabila diidentifikasisecara terperinci, paragraf berpola deduktif memiliki
ciri-ciri sebagai berikut :
1)
Letak kalimat utama di awal paragraf
2)
Diawali dengan pernyataan umum disusul dengan uraian atau penjelasan khusus
3)
Diakhiri dengan penjelasan
b.
Contoh paragraf deduktif
Pemuda
warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan
tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya
duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai
mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak
mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul - kumpul di
pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk
belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul
20.00.Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama yaitu , Pemuda warga desa tenteram memutuskan
melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib.
2. Paragraf induktif
Paragraf
Induktif adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa
yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa
khusus di atas.
a. Ciri-ciri Paragraf Induktif
·
Terlebih dahulu menyebutkan
peristiwa-peristiwa khusus.
·
Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan
peristiwa-peristiwa khusus.
·
Kesimpulan terdapat di akhir paragraf
· Menemukan Kalimat Utama, Gagasan Utama,
Kalimat Penjelas Kalimat utama paragraf induktif terletak di akhir paragraf.
·
Gagasan Utama terdapat pada kalimat
utama
· Kalimat penjelas terletak sebelum
kalimat utama, yakni yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus
·
Kalimat penjelas merupakan kalimat yang
mendukung gagasa utama
b.
Jenis
Paragraf Induktif
Paragraf
Induktif sendiri dibagi menjadi 3 macam yaitu :
1. generalisasia
dalah suatu pola pengembangan paragraf yang bertolak dari sejumlah fakta khusus
yang memiliki kemiripan menuju sebuah kesimpulan. Kesimpulan generalisasi
didahului dengan penalaran generalisasi. Penalaran generalisasi pun dapat
digunakan untuk mengembangkan paragraf. caranya penulis lebih dulu menyajikan
sejumlah peristiwa khusus dalam bentuk kalimat.Kemudian pada bagian akhir
paragraf itu diakhiri dengan kalimat yang berisi generalisasi dari peristiwa
khusus yang telah disebutkan pada bagian awal. Kalimat terakhir biasanya berisi
gagasan utama paragraf.
2. Analogi
merupakan pola penyusunan paragraf berupa perbandingan dari dua hal yang
mempunyai sifat sama.Pengembangan paragraf secara analogi ini didasarkan adanya
anggapan bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi maka akan ada
persamaan pula dalam hal yang lain.
3.
Hubungan Kausal Hubungan kausal adalah pola penyusunan paragraf dengan
menggunakan beberapa fakta yang mempunyai pola hubungan sebab-akibat.
c. Contoh paragraf induktif
Banyak
pedagang kaki lima yang entah bagaimana awalnya, seperti mengelompokkan diri
hanya dengan menjual jenis barang tertentu di sebuah trotoar tertentu.
Selanjutnya, tampillah trotoar tersebut sebagai etalase khusus. Bahkan, banyak
barang khas trotoar terkenal di Jakarta yang tidak bisa dijumpai di toko-toko
resmi. Dari suasana tersebut ternyata banyak trotoar yang akhirnya menjadi
terkenal karena penampilanya yang khas.
sumber :
http://www.uklis.net/2014/01/pengertian-paragraf-deduktif-contoh.html
http://www.scribd.com/doc/63105581/Ciri-Paragraf-Deduktif-Dan-Induktif#scribd
http://kafeilmu.com/pengertian-paragraf-induktif-jenis-ciri-ciri-dan-contoh/
No comments:
Post a Comment